Letak dan Koordinat Geografis
Secara administratif, Nagari Mungo merupakan salah satu nagari yang berada di Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan administrasi pemerintahan daerah, Nagari Mungo terletak di wilayah bagian tengah Kabupaten Lima Puluh Kota dan berada pada kawasan yang strategis karena dekat dengan pusat pemerintahan kabupaten.
Topografi
Nagari Mungo memiliki topografi relatif datar hingga bergelombang ringan, dengan sebagian wilayah berupa dataran dan lembah yang subur. Secara umum, Nagari Mungo berada pada ketinggian sekitar 500–550 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kondisi topografi dan ketinggian ini sangat mendukung kegiatan pertanian, khususnya pertanian sawah dan perkebunan rakyat.
Hidrologi dan Sumber Daya Air
Kondisi hidrologi Nagari Mungo cukup baik dan mendukung aktivitas pertanian serta kehidupan masyarakat. Beberapa aliran sungai kecil, saluran irigasi, serta mata air dimanfaatkan sebagai sumber air untuk pertanian dan kebutuhan rumah tangga. Ketersediaan air permukaan dan air tanah relatif stabil, terutama pada musim hujan, sehingga mendukung sistem persawahan irigasi dan pertanian lahan basah.
Iklim
Nagari Mungo berada pada zona iklim tropis basah dengan curah hujan yang relatif tinggi sepanjang tahun. Karakteristik iklimnya meliputi:
-
Suhu Udara: Suhu rata-rata berkisar antara 24–30 °C, dengan variasi suhu yang tidak terlalu ekstrem.
-
Curah Hujan: Curah hujan cukup tinggi, terutama pada bulan Oktober hingga April, sehingga wilayah ini sangat mendukung kegiatan pertanian.
-
Musim Kemarau: Relatif singkat, biasanya terjadi pada bulan Mei hingga September, namun tetap diselingi hujan ringan.
-
Kelembapan Udara: Kelembapan udara relatif tinggi sepanjang tahun.
Penggunaan Lahan dan Lingkungan Alam
Pemanfaatan lahan di Nagari Mungo didominasi oleh sektor pertanian dan perkebunan, dengan rincian sebagai berikut:
-
Lahan Sawah: Merupakan penggunaan lahan utama, terutama sawah irigasi dan sawah tadah hujan.
-
Lahan Perkebunan dan Tegalan: Digunakan untuk tanaman seperti Jagung
-
Permukiman: Permukiman penduduk tersebar pada beberapa jorong, dilengkapi dengan fasilitas umum seperti jalan nagari, sekolah, masjid, dan sarana sosial lainnya.
-
Pekarangan: Dimanfaatkan untuk tanaman pangan skala rumah tangga, sayuran, dan tanaman obat.
Batas-Batas Wilayah
Secara administratif, Nagari Mungo berbatasan dengan nagari-nagari sebagai berikut:
-
Sebelah Utara : Nagari Andaleh Baruh Bukik, Kecamatan Sungayang
-
Sebelah Timur : Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak
-
Sebelah Selatan : Nagari Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuah Limo Nagari
-
Sebelah Barat : Nagari Taram, Kecamatan Harau
Luas Wilayah
Nagari Mungo memiliki luas wilayah sekitar ± 500 hektar, dengan tipologi wilayah berupa dataran dan perbukitan rendah, yang terdiri dari:
-
Lahan Sawah Irigasi
-
Lahan Sawah Tadah Hujan
-
Lahan Perkebunan dan Tegalan
-
Lahan Permukiman dan Fasilitas Umum
Sumber Daya Alam
Sumber daya alam Nagari Mungo meliputi:
-
Pertanian (padi sawah dan hortikultura)
-
Perkebunan rakyat
-
Peternakan skala rumah tangga
-
Lahan dan tanah yang subur
Orbitasi / Jarak dari Pusat-Pusat Pemerintahan
-
Jarak ke Ibu Kota Kecamatan : ± 3 km
-
Jarak ke Ibu Kota Kabupaten : ± 5 km
-
Jarak ke Ibu Kota Provinsi (Padang) : ± 120 km